THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Selasa, 07 Juli 2009

Come Back to "Desa"

Smalam abis nganterin temen mudik.Dia memutuskan mengundurkan diri dari perusahaan untuk menilih memulai hidup baru di Desa kembali.Memang penghuni kota Bekasi ini sudah penuh sesak, aku salut sama temenku dia berani memutuskan kembali ke Desa disaat orang lain berbondong bondong datang ke kota untuk mengadu nasib, padahal dia sudah ada pekerjaan tetap di kota ini ( Bekasi ).Saat melihat dia naik bis membawa 2 tas besar + 1 kardus yg lumayan besar, ada rasa haru dan kasihan.Tapi aku juga senang, ada pemuda yang punya pikiran lebih baik kembali ke Desa.Aku membayangkan seolah dia seorang pahlawan yang baru pulang dari medan perang dan ditunggu penuh harap oleh sanak sodara di kampung halaman.Semoga bisa sukses yah buat kamu.Sementara aku??????Banyak rencana ada di otakku, tapi sampe saat ini belum ada satupun yang dapat terealisasi.Setelah melihat temenku naik Bis aku lanjutkan perjalanan ke kampus, sambil dalam pikiran terus berfikir, kapan yah aku bisa kaya dia, kembali ke kampung halaman.Memajukan Desa tempat aku dilahirkan dan dibesarkan.Mengurangi kepadatan penduduk kota, serta meratakan penyebaran penduduk ( he he ha idealis banget sieh aku yah)?Tetapi aku tetep meniatkan dalam hati untuk kembali saja ke Desa setelah lulus kuliah dan meninggalkan pekerjaan disini.Aku melihat sungguh benar benar padat nih penghuni kota, alapagi saat ini setelah pengumuman lulus sekolah SMA dan SMK, aku yakin akan makin padat saja kota .Aku yakin seyakin yakinnya, kota masih menjadi harapan besar bagi mereka yang lulus sekolah dan tidak dapat melanjutkan kuliah.Semoga pemerintahan baru yang terpilih nanti dapat memikirkan hal ini, pemerataan lapangan kerja dan pemerataan penyebaran penduduk, walopun saat ini aku golput.Negara ini dapat dikelola dg baik, tidak hanya untuk kepentingan beberapa gelintir orang saja, tapi untuk seluruh rakyat indonesia tercinta ini.Semoga masih ada harapan untuk Indonesia lebih baik.

Senin, 29 Juni 2009

Pelajaran dari Sopir Angkot


Kemarin ketika pulang dari Bogor naik angkot, sembari menghilangkan rasa letih, kantuk dan panas iseng2 aku ajak ngobrol aja sopir angkotnya, kebetulan penumpang juga ga penuh.Seperti biasa obrolan awal cuma ngalor ngidul ga karuan.Ditengah obrolan, aku liat penumpang satu persatu turun dantinggal aku sendiri hingga jarak sekitar 5 km.Iseng2 aku bertanya kepada sopir angkot tersebut "Bang kalo narik cuma segini emang cukup buat setoran + beli bensin?ga rugi nih bang?"Tak kusangka jawaban yg keluar dr mulut sang sopir angkot sungguh bijaksana sekali, membuat aku termotivasi oleh kalimat2 yang dia ucapkan. dengan entengnya dia menjawab " Yah namanya orang usaha mas harus berani ambil resiko, kalo kita ga berani rugi/ga dapat hasil ya ga bakal kita bisa usaha.Percaya saja sama Allah selama nafas masih ada di raga kita pasti akan dapat rejeki buat makan, jangan takut ga bisa makan!"Sebuah jawaban singkat yg diucapkan oleh seorang sopir angkot (maaf pendidikan formalnya cuma sd) tetapi sungguh mempunyai makna yang dalam.Semoga akan selalu dapat terekam dalam memori otakku dan mengalirkan energi positif untuk mulai sebuah keyakinan dalam menjalankan usaha yang direncanakan.Terima kasih abang semoga engkau senantiasa dilindungi oleh Allah dan dimudahkan rejekinya. Amin.........

Kamis, 25 Juni 2009

KANGEN NGEBLOG

Sudah lama banget nih aku ga ngeblog, kangen sebenarnya nulis smua aja yang sudah terjadi.Yang pasti mulai sekarang ga akan kutinggalkan blog tersayang ini

Senin, 16 Maret 2009

BUKU SANDIWARA LANGIT

Judul Buku : Sandiwara Langit
Pengarang : Ustad Abu Umar Basyier
Penertbi : Shofa Media Republika


Buat yang mau menikah ato yang sudah menikah kayaknya buku ini bisa dijadikan referensi yg bagus deh dibandingin beli novel2 fiksi yang ga ada manfaatnya.

Cerita bermula dari kisah seorang pemuda soleh yang bernama Rizqaan, dia berumur 18 th dan baru lulus SMU dari keluarga miskin.Dia rajin ikut kajian agama dan berkeinginan sekali memperdalam ilmu agamanya,dimulai keaktifannya sejak kelas 1 SMU.Dia ingin sekali menikah, karena takut berbuat zina, padahal belum bekerja.Dan gadis yang ingin dilamarnya adalah seorang wanita solehah dari keluarga kaya.
Tetapi syarat yang diajukan sang calon mertua sungguh tidak masuk akal, " boleh kamu nikahi putri saya dengan syarat apabila dalam waktu 10 tahun kamu tidak bisa membahagiakan putri saya secara ekonomi, kamu harus menceraikannya!"Dia akhirnya menerima "tantangan" itu setelah berkonsultasi dengan seorang Ustad.Dengan dukungan ayah dan ibunya, setelah menikah secara sederhana, dia diberikan modal untuk mengontrak rumah.Alhasil karena dia bekerja hanya serabutan perekonomian dia morat marit. Uang dr orang tuanya tinggal Rp. 100.000,- .Akhirnya setelah berfikir keras dia memutuskan menjadi penjual roti keliling.Berkat ketekunan dan kegigihannya dalam masa 3 tahun dia sudah bisa memiliki pabrik roti sendiri, di usia pernikahan menjelang 10 tahun bisa dibilang hidupnya sudah sangat mapan.Rumah tingkat. mobil Honda jazz, motor mio, semua ada di rumahnya.Akan tetapi hal ini tidak membuat dia lupa untuk terus memperdalam ilmu agama.Takdir berkata lain...................................................................
Dua hari sebelum "kesepakatan" aneh dengan sang mertua Allah mentakdirkan lain, rumah dan pabriknya terbakar ludes, ayahnya meninggal dunia, dan ibunya luka berat sehingga dirawat dirumah sakit.Ketika berada dirumah sakit datanglah sang mertua menagih janjinya ketika menikah dulu.Karena memang kondisinya sekarang sudah bangkrut dan kembali "kere" dengan berat hati dia menceraikan istrinya,karena sebagai orang beriman dia harus menepati janji.Sungguh hancur hatinya begitupula dengan istrinya,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,


mau tahu lebih lengkap?????Buruan deh beli bukunya ato........Pinjem aja!

Jumat, 27 Februari 2009

Tikus.........................Trauma deeeeeeeeeeeeeeehhhhhhhhh

Tikus...............................ih jijay banget aku kalo ingat binatang yang satu ini.Apalagi kalo ingat kejadian waktu hari kamis ( 26-02-09 ).Sepulang kerja niat hati sieh rebahan gtu loh, karena capek.Tapi.............................kok didalam laci lemari pakaian ada yang aneh kayaknya.Dengan males aku coba buka laci itu, apa geranagn yang aneh ini...........................................ternyata ooo....oooo isi laci adalah ikan asin, sisa dimakan tikus dan yang lebih gemes lagi tikusnya masih nongkrong disitu loh.Dengan semangat marah 45 dan rasa takut serta jijik (abis tikusnya kudisan)Aku pingin tangkap itiu binatang yang sangat menyebalkan.Eh dia malah lari dengan smangatnya bikin aku tambah gemes, dia naik lewat paralon air di kamar, langsung aku tarik paralon itu, dengan maksud biar tikusnya jatuh,eeeee...e.e.e.e.e bukan tikus yang jatuh malah keran patah dan air mengalir dengan derasnya ke lantai kamar.Wah aku bener2 panik, ga tau lagi tempat matiin keran, ibu kos aku gedor2 pintunya ga denger.Langsung deh sibuk cari ember buat nampung air, mana badan basah kuyup lagi kena air.Mungkin sang tikus ketawa x ngeliat aku kaya gini.Di tengah rasa panik melihat air yang terus mengalir ke kamar, aku telp ana buah di kerjaan , suruh kerumah segera bantuin aku.Eh sebelum dia datang ibu kos ke belakang, langsung deh dengan panik dan muka melas aku bilang kamar banjir , keran patah.Aku dikasih tau tempat matiin keran itu akhirnya.Pas anak buahku datang air udah berhenti, jadinya dia aku suruh nutup paralon aja deh, abisnya aku ga bisa ngerjain sendiri.Akhirnya setelah beres aku lom berani juga nyalain air, takut sambungan belum kering.NUmpang mandi di mess deh ujung2nya.Buat tikus yang suka masuk kamar q, loe dah sukses bikin aku panik dan sengsara, awas tunggu saat yang tepat aku menangkapmu,pasti akan kutangkap kau suatu saat nanti......

Minggu, 22 Februari 2009

Semakin Dekat Kematian.....................................................


Ya Allah terima kasih atas nikmat dan karunia-Mu kepada diri ini.Tak terasa hari ini genap sudah hamba menghabiskan 30 tahun jatah umur untuk hidup didunia ini.Dimana sebagian orang sering menyambutnya dengan pesta Ulang Tahun dan acara2 hura2, dan handai taulan saling memberikan ucapan semoga panjang umur.Benarkah ucapan semoga panjang umur itu????dengan bertambah umur hakekatnya adalah semakin sedikit jatah hidup kita yang tersisa.Saya mengandaikan jatah umur saya seperti Rasulullah yang hanya sekitar 60 tahun, berarti tinggal 30 tahun lagi saya hidup di dunia.Sedih hati saya jika mengingat hal ini, karena saya merasa bekal untuk kembali menghadap Allah belum cukup.Benar kita hanya sementara didunia, karena asal kita dan tempat kembali kita nanti adalah di akhirat.Apalagi tadi pagi saya mendapat peringatan tentang kematian dari Allah, semakin saya takut karena belum cukup bekal menghadap-Nya.Tadi pagi saat turun dari Kereta Api jam 03.00 Wib ada kejadian, seorang Ibu terseret dan terlindas kereta, karena saat kereta sudah mulai berjalan, dia memaksakan diri untuk turun.Saya tidak melihat langsung kejadian tersebut, akan tetapi dari pembicaraan orang2 dibelakang saya yang melihat langsung kejadian tersebut, kemungkinan besar Ibu tersebut meninggal dunia, karena terluka sangat parah.Ya Allah ternyata kau ingatkan hamba untuk mempersiapkan bekal kembali kepada-Mu dengan kejadian ini.Padahal dalam hati saya ingin hari ini, traktir anak buah makan2 sebagai saya syukur atas nikmat usia yang kau berikan.tetapi dengan kejadian itu, niat tersebut saya urungkan.Sepetinya saya tidak tepat melakukan hal itu.Ya....lebih baik saya melakukan hal positif untuk mempersiapkan bekal disaat saya harus "kembali" nantinya.Masih banyak hal yang bisa saya lakukan, sebelum "panggilan " itu datang.......yaa panggilan malaikat maut.Ya Allah semoga hamba bisa menambah banyak amal di sisa umur ini, sehingga akan siap setiap saat ketika "panggilan" itu datang.Semoga hamba senantiasa bisa mensyukuri atas nikmat yang telah diberikan, sabar atas ujian dan cobaan, dan senantiasa bisa bersabar atas apa yang terjadi pada diri ini.Mengiklaskan setiap amal perbuatan hanya kepada-Mu, terhindarkan dari perbuatan yang Engkau murkai.Robbana Atiina Fiidunnya Hasanah Wa fiil akhiroti Hasannah Wa kinna Adzabannar.Semoga hamba bisa selamat di dunia dan di akhirat kelak, senantiasa menjalani hidup di jalan yang lurus sesuai dengan tuntunan Rasulullah.

Minggu, 15 Februari 2009

LAGI Sedih NIH....................................

Sudah hampir 1 mingu ini, anakku selalu menelepon atau minta di telepon.Dan dia selalu mengatakan " aku mau ikut Abi saja, kapan aku dijemput, tar malam yah pulang kerja langsung jemput Syifa.Aku sedih banget mendengar kalimat2 itu yang selalu terucap di bibir kacilmu, di setiap kamu menelepon/ aku telepon kamu nak.Andai kamu sudah dewasa pasti akan Abi akan kasih pengertian panjang lebar tentang hal ini, sayang kamu masih anak2, masih polos, tak akan mampu mencerna alasan yang akan Abi sampaikan nak.Umi kamu belum selesai kursus, tinggal beberapa bulan lagi.Abi belum dapat tempat tinggal yang layak untuk kita tinggal sebagai sebuah keluarga ( sekarang cuma ngontrak sepetak kamar ), terus kamu dah mau sekolah.Biaya sekolah disini mahal, sedikit sedikit harus pakai uang buat memudahkan urusan.Abi sebenarnya sudah tidak tahan nak kita hidup terpisah seperti ini.Tapi mau bagaimana lagi, keadaan mengharuskan memilih jalan ini nak.Kuliah saja terpaksa cuti, saking banyaknya beban yang harus dipikirkan dan abi sudah ngga kuat memikirkan semuanya secara bersamaan.Jika suatu saat kau dewasa dan sempat membaca coretan ini, kau pasti akan memahami nak kenapa Abi mengambil keputusan ini?Ya Allah mudahkanlah jalan kami menggapai Ridho-Mu.Tabahkan hati hamba atas apa yang terjadi pada diri ini, berilah hamba kekuatan menghadapi ujian hidup ini. Amin....................Amin Ya Robbal Alamin.